Jumat, 21 Maret 2014

METODE DEMONSTRASI



Metode demonstrasi adalah salah satu metode dalam pendidikan orang dewasa yang sangat sering digunakkan dalam  bidang pertanian maupun industri. Metode demonstrasi tidak seharusnya digunakan dalam setiap situasi, namun hendaknya disesuaikan dengan situasi. Demonstrasi dapat berhasil jika digunakan :

  •   Pada pengajaran manipulatif dan keterampilan
  •  Pada pengembangan pengertian
  •  Untuk menunjukkan bagaimana melakukan praktik-praktik baru
  •  Untuk memperkuat penerimaan terhadap sesuatu yang baru, dan memperbaiki cara melakukan sesuatu.

Secara umum jenis demonstasi ada 2, yakni demonstrasi cara dan demonstrasi hasil (Morgan, et al, 1976; flores, Bueno & Lapastora, 1984; Kang & Song, 1984)
Keuntungan dan Keterbasan Metode Demonstrasi 
      Keuntungan Metode Demonstrasi
  1.          Demonstrasi menarik dan menahan perhatian
  2.          Demonstrasi menghadirkan subjek dengan cara yang mudah dan dipahami
  3.          Demonstrasi meyakinkan hal-hal yang meragukan apakah dapat atau tidak dikerjakan
  4.           Metode demonstrasi menunjukkan pelaksanaan ilmu pengetahuan dengan contoh
  5.           Demonstrasi mempercepat penyerapan langsung dari sumber-sumbernya
  6.           Demonstrasi membantu mengembangkan kepemimpinan lokal 
  7.       Metode demonstrasi memberikan bukti bagi praktik yang dianjurkan
      Keterbatasan Metode Demonstrasi
  1.          Demontrasi yang baik tidak mudah dilaksanakan. Keterampilan yang memadai diperlukan untuk melaksanakan demonstrasi yang baik
  2.          Metode demonstrasi terbatas hanya untuk jenis pengajaran tertentu
  3.          Demonstrasi hasil memerlukan waktu yang banyak dan agak mahal
  4.          Demonstrasi memerlukan banyak persiapan awal
  5.          Demonstrasi menimbulkan iri, misalnya bagi petani yang tidak menjadi penyetor
  6.          Demonstrasi dapat terpengaruh oleh cuaca
  7.          Demonstrasi dapat mengurangi kepercayaan jika tidak berhasil
Adapun langkah-langkah dalam metode demonstrasi (Morgan, et al, 1976; flores, Bueno & Lapastora, 1984; Kang & Song, 1984) dapat disusun dengan cara ;
(1) merencanakan demonstrasi cara,
(2) mempersiapkan demonstrator,
(3) mempersiapkan pengamat,
(4) melakukan demonstrasi cara,
(5) menganalisis hasil.
Demonstrasi cara dapat dinilai dengan menggunakan daftar penilaian yang pada prinsipnya memasukkan semua butir yang terdapat dalam langkah-langkah demonstrasi cara itu sendiri dan dinilai tingkat keberhasilannya.
Tahapan demonstrasi hasil yang biasa diterapkan dengan cara ;
 (1) merencanakan,
 (2) mempersiapkan demonstrator,
 (3) melaksanakan dan,
 (4) menggunakan hasil.
Disamping itu, ditulisan ini juga diberi contoh tentang 4 langkah dalam pelatihan kerja yang mencakup; \

  1. Persiapan belajar,
  2. Mencoba keterampilan 
  3. Mencoba keterampilan, dan
  4. Tindak lanjut untuk situasi industri dan situasi sekolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar